Postingan

Confession

Gambar
I don't care who you are, where you're from, what you did, as long as you love me.

Aku, Kamu, Kita

Gambar
[Mumun, 13 Juli 2013] Kenapa setiap di foto wajah kita ga pernah bener? Ini perjalanan menuju Punclut untuk pertama kalinya kita berkumpul lagi dalam rangka buka puasa bersama. P erjalanan hidup memang sangat menyenangkan dan penuh cerita, terutama bersama kalian :)

Jobtre di Mizan Publishing

Gambar
bersama Yasmin, penulis cilik,  di SD IT Al Azkar Tangerang :) [Tangerang, 17 Juni 2013] Hidup ini penuh dengan keseimbangan. Selalu ada kelebihan disetiap kekurangan dan Tuhan selalu memberikan suka disetiap duka. Aku senang bisa bertemu denganmu. Begitu juga untuk membaca  Story in Holland karyamu .  Terima kasih Yasmin, sosokmu memberi inspirasi dan semangat untuk kita semua. peserta Anak Indonesia Ayo Menulis di gedung Garaha Dewi Sartika, Bogor [Bogor, 18 Juni 2013] Aku tidak akan terus hidup, begitu juga Kau. Semua akan hilang dan menjadi kenangan. Namun, hanya satu yang akan selalu diingat. Tulisan. Maka, menulislah. launching buku BLINK "a Piece of Lovely Wonderful Journey" di Plaza Blok M, Jakarta [Jakarta, 23 Juli 2013] Hidup adalah pilihan. Meski pilihan itu telah ditentukan. Menjadi orang sukses adalah impian. Walau terkadang kita harus merangkak untuk meraih cahayanya. Selalu...

Malam di Bulan Juni

Malam di bulan Juni, menuju akhir penanggalan. Aku mendengar ritme nafasmu. Perlahan, di balik pintu, aku tenggelam, diserap malam. #Izinkan mereka Tuhan, amiin.

Selembar Cerita Tentangmu

*Catatan, 26 Maret 2013   Aku tidak pernah mengerti mengapa Tuhan harus memberikan kesempatan aku untuk bertemu denganmu. Kenangan memang terasa indah meski tetap hanya menjadi kenangan. Dan kesalahanku kemudian adalah tidak menyadari keberadaan itu. Entah, mungkin karena tidak ada yang harus dikenang lebih atau karena sikapku yang kurang sensitif dalam hal ini, yang pasti aku merasa terlambat untuk mengenangnya. Itu saja. Sore ini pertemuan kita direstui Tuhan dengan berpayung awan. Meski tak banyak kata yang kau ucapkan. Aku tidak paham. Mungkin jika aku melibatkan  rasa aku tidak akan merasa secanggung ini. Tapi aku juga bukan peramal yang tahu bagaimana perasaannya. Hanya saja aku tiba-tiba teringat keadaan saat aku terpesona oleh kepandaiannya. Aku tidak paham apakah ini hanya kagum atau lebih. Namun yang aku ingat ucapannya kala itu. "Ini bukan semata-mata menolong, hanya saja aku rindu melihatmu". Dan kemudian tadi sore kau mengungkapkan pernyataan yang membuat ak...

Sirkulasi Rangers Suaka

Gambar
Petang ini, aku dan beberapa rangers Suaka singgah di kediaman pers mahasiswa Gema Suara, Piksi Ganesa. Agendanya untuk sirkulasi tabloid terbaru dan silaturahmi. Memang selalu begini, setiap ada peluncuran produk baru kami saling bertukar. Meski untuk GS sendiri ini kali pertama kami berkunjung. Setibanya disana, kami disuguhkan banyak senyum dan pelukan hangat. Tak lupa beberapa camilan pengganjal perut yang sudah kami tunggu sedari awal pun dihadirkan -haha bercanda-. Bagiku mereka seperti memberi penawar lelah, setelah dua kampus usai kami kunjungi. Memang tidak ada hal penting yang kami lakukan. Hanya sharing perihal produk dan kelembagaan. Tapi ini begitu menyenangkan. Dan justru hal ini yang harus ditumbuhkan kembali. Mengingat kini banyak lembaga pers mahasiswa mulai meng ekslusiv kan diri. Entah apa alasannya, mungkin karena terbawa pecintraan kampus atau ada hal lain yang kami tidak tahu. Oke skip -kembali ke pembicaraan. Sambutan mereka begitu mesra kurasa ...

Aku Rindu Putih Abu

Siang ini berselancar dijejaring sosial ternyata sangat mengasyikan. Meski tidak seramai malam. Terutama bertukar sapa dengan sahabat lama. Oh senangnya. Menguntai cerita berjam-jam dan saling melontar kata rindu menjadi pemandangan yang biasa.  Namun aku senang berada pada moment ini. Rasanya seperti bereinkarnasi, kembali pada masa berseragam putih abu. Pikirku kemudian terbang menjelajah masa lalu dimana kami selalu bersama-sama. Bahkan Aku masih ingat kejadian konyol yang pernah kami lakukan. Ah, tiba-tiba saja aku merasa sedih. Aku merasa kehilangan. Kehilangan moment-moment ketika kami makan bersama saat jam istirahat, shalat dhuha bersama, contek-contek via hape -dan sumpah ini niat banget, kita kompak ganti kartu satu kelas, gara-gara promosi Devi-, terus nonton bareng, masak-masakan, ngeliwet, jalan-jalan ke Kebon Binatang, poto-poto di kebuh teh Lembang, renang ke Garut, panen jagung dan yang hal paling konyol adalah tantangan nembak cowok dengan bayaran 2500 p...